Inilah Komponen-Komponen CPU Komputer Beserta Fungsinya
Setiap komputer pasti memiliki sebuah CPU untuk menjalankan kinerja suatu komputer itu sendiri. Tanpa CPU, sebuah komputer rasanya tidak dapat berjalan dengan lancar. Bahkan, tidak dapat berjalan sama sekali.
CPU (Central Processing Unit) adalah suatu induk atau pusat pemprosesan data dari perangkat komputer. Sementara di dalam unit CPU, terdapat beberapa komponen yang saling terhubung satu sama lain. Dan ini merupakan hal penting untuk dapat memproses suatu data dari perangkat komputer yang sudah disebutkan tadi.
Adapun komponen-komponen CPU komputer beserta fungsinya adalah sebagai berikut:
1. Casing CPU
Image: dimensidata.com
Casing CPU biasanya terbuat dari plastik dan beberapa juga terbuat dari besi, stainless, dan lain sebagainya. Casing ini berguna untuk melindungi berbagai komponen-komponen yang terdapat dalam CPU, tentunya untuk lebih melindungi dari debu, panas, air, atau hal-hal lain yang dikhawatirkan akan mengganggu kinerja CPU itu sendiri.
Selain itu, Casing juga berfungsi sebagai tempat kita meletakkan dan memasang berbagai komponen seperti motherboard, power supply, optical disc drive, hard disk, dan masih banyak yang lainnya.
2. Motherboard
Image: technologi-support.blogspot.co.id
Motherboard ini merupakan sebuah papan sirkuit tempat berbagai komponen elektronik dan komputer lainnya dipasang dan bisa terhubung satu dengan yang lain. Adapun komponen-komponen yang menjadi bagian inti dalam motherboard ini adalah processor, sound card, video card, hard disk, dan lain sebagainya.
Motherboard juga berfungsi sebagai media penghubung untuk setiap komponen komputer agar dapat saling berkomunikasi dengan komponen komputer lainnya.
Selain itu, setiap motherboard memiliki acuan spesifikasi yang berbeda-beda. Misalnya, spesifikasi processor seperti apa yang dapat tertanam dan didukung motherboard itu. Dan seberapa besar kapasitas maksimal RAM yang didukung oleh Motherboard tersebut.
Hal ini mengartikan bahwa tidak semua motherboard CPU itu sama. Serta tidak dapat sembarangan juga memasang setiap komponen di motherboard CPU. Sebab, apabila tidak didukung, kemungkinan komponen tersebut tidak akan terbaca dalam perangkat komputer anda.
3. Processor
Image: bt.com
Processor salah satu komponen inti yang terdapat dalam CPU komputer. Sebab, jika tidak ada processor, kemungkinan perangkat komputer tidak dapat bekerja sama sekali. Oleh sebab itu, banyak yang menyebutkan bahwa processor adalah otak dari komputer. Semua proses maupun perintah akan dikerjakan pada processor meskipun masih dengan bantuan komponen-komponen lainnya. Maka demikian, semakin tinggi kecepatan suatu processor, maka semakin cepat pula komputer dalam memproses berbagai macam data.
Namun perlu diingat, performa tersebut juga sangat bergantung dengan bantuan RAM dan Hardisk yang besar.
4. Kipas Processor
Image: ytimg.com
Komponen yang satu ini merupakan sebuah perangkat yang dipekerjakan untuk membantu kinerja suatu processor. Kipas Processor berfungsi sebagai pendingin dan menjaga agar suhu processor tetap dingin dan stabil. Hal ini bertujuan agar perangkat processor komputer kita tidak cepat overhead maupun rusak.
5. RAM
Image: esellerpro.com
RAM (Random Access Memory) merupakan salah satu komponen yang terdapat pada bagian unit CPU. RAM juga memiliki kedudukan yang penting bagi perangkat komputer. Pasalnya, komponen yang satu ini bekerja sebagai tempat menampung data sementara yang telah diproses processor sebelum dilanjutkan kepada komponen-komponen lain.
RAM juga dapat diganti dengan ukuran kapasitas yang lebih besar ataupun kecil, namun hal ini juga harus menurut maksimal RAM yang terdukung di motherboard anda. Sebesar apapun kapasitas memori RAM anda, tapi jika hal itu tidak didukung oleh motherboard, maka bisa dipastikan hal tersebut tidak dapat terbaca oleh suatu perangkat komputer.
Terlepas dari itu, satuan RAM biasanya menggunakan perhitungan byte. Dan kapasitas RAM yang beredar di pasaran biasanya berkapasitas seperti berikut:
256 MB, 512 MB, 1 GB, 2 GB, 4 GB, 8 GB, dan lain-lain
Jenis memori yang masih diproduksi saat ini adalah :
- DDR-1
- DDR-2
- DDR-3
6. Hardisk (HDD)
Image: penemu.co
Layaknya seperti sebuah SD Card dalam smartphone, Hardisk juga berfungsi untuk menyimpan berbagai data dan juga menyimpan berbagai sistem operasi dari suatu perangkat komputer itu sendiri. Hardisk biasanya menggunakan perhitungan byte. Dan semakin besar kapasitas hardisk, maka semakin banyak pula data-data konvensional yang dapat anda simpan.
Ukuran kapasitas Hardisk yang beredar dipasaran biasanya bervariasi, mulai dari 250 GB, 500 GB, 1 TB, hingga 3 TB.
7. CD/DVD ROM
Image: wikimedia.org
CD/DVD ROM atau juga yang bisa disebut dengan optical disk drive ini adalah piranti yang dapat digunakan untuk menulis dan membaca kaset atau kepingan CD/DVD. Selain itu, CD/DVD ROM juga dapat digunakan untuk mem-burning atau meng-copy CD dengan menggunakan berbagai software seperti Nero, Infra Recorder, dan sebagainya.
Telepas dari itu, adapun format yang termasuk kedalam CD/DVD ROM adalah CD-ROM drive, CD-RW drive, DVD-ROM drive, dan DVD-RW drive.
8. VGA CARD (Video Graphic Adapter)
Image: pakarkode.blogspot.co.id
VGA (Video Graphic Adapter) merupakan salah satu komponen yang dirasa sangat penting untuk sebuah perangkat komputer. Sebab, komponen yang satu ini berfungsi sebagai pengolah data grafis sebelum ditampilkan ke monitor. Tanpa VGA, maka layar komputer bisa dipastikan tidak menampilkan apa-apa, alias blank.
Selain hal itu, VGA juga sangat penting untuk menentukan kualitas gambar yang ditampilan pada monitor komputer.
9. Sound Card
Image: termasmedia.com
Piranti yang satu ini lebih berfungsi sebagai pengolah audio untuk perangkat komputer anda. Sound card juga berfungsi sebagai prosesor audio, yang mana dapat mengubah sinyal analog atau sinyal digital yang masuk ke dalam input kartu dan menghasilkan audio atau suara pada sistem komputer anda.
Sound Card serta memiliki fungsi untuk mengontrol semua audio yang terdapat pada perangkat komputer. Tanpa perangkat ini, maka bisa dipastikan komputer anda tidak akan bersuara.
10. Power Supply
Image: cara-mukhlas.blogspot.co.id
Komponen terakhir yang akan kita bahas adalah Power Supply, merupakan bagian dari sistem komputer dan unit CPU yang berfungsi sebagai pembagi daya (sumber arus listrik) pada setiap komponen-komponen komputer. Selain itu, Power Supply juga berfungsi merubah tegangan DC menjadi AC sebelum dialirkan ke setiap komponen-komponen komputer itu sendiri.
Power Supply memiliki tegangan daya yang berbeda-beda ada dari 300 watt, 380 watt, 400 watt, 450 watt, 500 watt, 600 watt, dan sebagainya.
CARA PENGINSTALAN KOMPUTER SAMPAI MENYALA
INSTALASI PC
Keamanan keselamatan Kerja (K3)
Sebelum merakit sebuah PC ada beberapa tips yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah :
1. Hindari merakit dalam keadaan berkeringat, karena kemungkinan keringat akan menetes keperalatan yang sedang kita rakit tanpa kita ketahui, lalu saat kita menyalakan power supply maka terjadilah hubungan arus pendek dan dapat merusak hasil rakitannya.
2. Hindari memegang atau menyentuh langsung kaki prossesor yang ada termasuk chipset. Karena dikhawatirkan adanya listrik statis yang dimiliki tubuh kita akan merusak komponen tersebut. Untuk mencegah hal ini kita harus meng-ground-kan tubuh kita dengan cara memegang casing saat power dihidupkan atau dengan memakai gelang anti statis tanpa harus pegang casing.
3. Pada setiap tahap perakitan sebelum menambahkan komponen yang baru, power supply harus dimatikan. Memasang komponen pada saat power supply hidup akan merusak komponen yang akan di pasang dan komponen lainnya.
4. Jangan lupa menyiapkan peralatan dan bahan-bahan sebelum memulai perakitan, agar seluruh kegiatan perakitan tidak terhambat pada kemungkinan kurangnya peralatan yang ada.
5. Hindari pemasangan komponen harddisk dengan kasar, karena dapat merusak harddisk tersebut.
Alat dan Bahan
Alat :
1. Obeng Plus (+)
2. Obeng Minus (-)
3. Tang Lancip (Capit Buaya)
4. Multimeter/Multitester
5. Pinset
6. Gelang Anti Static
Bahan :
1. Motherboard
Motherboard adalah papan induk atau papan rangkaian utama pada komputer, yang berisi rangkaian elektronik yang berfungsi sebagai pusat pengolahan.
2. Processor
Processor adalah komponen komputer yang paling utama karena sangat menentukan baik buruknya kinerja komputer (otaknya komputer). Berfungsi sebagai pengolah data didalam sistem komputer.
Jenis processor yang sering dipakai dalam merakit pc/komputer sendiri yang baik dan benar untuk game maupun biasa ada 2 yaitu Intel dengan tipe pentium III, pentium 4, dual core, quad core, core i3, core i5, core i7 dan AMD dengan tipe sempron, athlon, sampai phenom.
3. Heatsink (Kipas)
Heatsink adalah kipas pendingin processor dan komponen yang lain, karena suhu di processor sangat panas sekali.
4. Harddisk
Harddisk adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis. Berfungsi sebagai penyimpan data untuk dapat meningkatkan kinerja komputer.
5. Memory (RAM)
RAM (Random Acces Memory) adalah Internal Memory, yang berfungsi untuk menyimpan data.
6. Floppy Disk Drive (FDD)
FDD adalah sebuah perangkat penyimpanan yang berfungsi untuk menghubungkan perpindahan data, pembacaan data atau “ penulisan” data dari PC kedalam sebuah Disket.
7. CD/DVD Drive
CD/DVD ROM adalah sebuah perangkat penyimpanan yang berfungsi untuk menghubungkan data, perpindahan data, pembacaan data atau “ penulisan” data dari PC kedalam sebuah CD/Kaset
8. Kartu Grafis (VGA Card)
VGA Card (Video Graphics Adapter) adalah sebuah komponen yang berfungsi untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor. Untuk proses desain grafis atau bermain permainan video, diperlukan kartu grafis yang berdaya tinggi.
9. Sound Card
Sound Card adalah sebuah perangkat yang berbentuk lempengan PCB dan mampu mengolah serta menghasilkan suara. Bertugas untuk menunjang fungsi suara dalam PC multimedia.
10. Power Supply
Power Supply adalah sebuah perangkat komputer yang berfungsi untuk mengalirkan listrik ke setiap bagian komputer agar dapat berjalan.
11. Casing
12. Keyboard & Mouse
13. Monitor
Langkah-langkah Perakitan
Berikut ini adalah langkah-langkah perakitan CPU.
1. Letakkan motherboard pada tempat yang datar dan jangan lupa beri alas dengan permukaan yang lembut agar motherboard tidak tergores atau putus jalur komponennya.
2. Pasang processor pada motherboard. Pemasangan processor usahakan diluar casing agar memudahkan anda dalam pemasangan processor tersebut. Pemasangan processor disesuaikan dengan jenis processor dan motherboard yang digunakan.
3. Setelah prosessor terpasang kemudian lakukan pemasangan kipas processor.
4. Pasang RAM pada slot RAM yang tersedia pada motherboard. Pemasangan RAM pada slot harus mengikuti aturan karena apabila terjadi kesalahan dalam pemasangan dapat membuat RAM dan motherboard rusak atau terbakar.
5. Siapkan casing untuk pemasangan semua komponen yang sudah di sediakan.
7. Setelah itu masukkan motherboard pada casing secara perlahan agar motherboard tidak rusak. Pada saat pemasangan motherboard, perhatikan konektor mouse, keyboard, serial, vga dan sound agar terpasang dengan panel yang terdapat pada casing dengan benar.
8. Kemudian bautlah motherboard dengan dudukannya agar kuat dan tidak goyang.
9. Di contoh ini kita menggunakan motherboard yang sudah dilengkapi dengan VGA, Sound Card, dan LAN Card yang sudah menjadi satu dalam motherboard. Komponen yang sudah menjadi satu dengan motherboard disebut dengan komponen ON BOARD.
10. Setelah itu pasanglah CD ROM pada rak yang terdapat pada casing, dengan cara memasukkannya dari depan.
11. Kemudian bautlah CD ROM yang telah terpasang tadi dangan raknya agar tidak goncang. Kemudian pasangkan kabel power dan kabel data atau kabel ATA CD ROM pada motherboard.
12. Pasanglah harddisk pada rak yang terdapat pada casing dengan perlahan agar harddisk tidak terbentur. Karena komponen harddisk ini sangat rawan tehadap goncangan. Kemudian baut dengan kencang agar tidak goyang.
13. Setelah harddisk terpasang lalu pasang kabel data atau kabel ATA harddisk pada motherboard dan pada harddisk itu sendiri.
14. Pasang konektor power supply pada tempatnya yang terdapat di motherboard. Jika pemasangan ini salah maka akan mengakibatkan kerusakan yang fatal pada motherboard.
15. Kemudian tancapkan konektor power / restart / hdd lad / power lad dan pad konektor lainnya yang terdapat di motherboard seperti gambar berikut.
16. Setelah semua komponen telah terpasang kemudian pasang penutup casing dengan benar.
Selesai kemudian perakitan tersebut harus kita tes apakah berhasil atau tidak. Pasang kabel port VGA ke monitor kemudian power monitor dan CPU ke saklar listrik, selanjutnya hidupkan bila komputer dapat BOOTING maka perakitan berhasil. Bila tidak dapat BOOTING berarti perakitan belum sempurna, maka harus disempurnakan terlebih dahulu bila nanti ingin menginstal Sistem Operasi nya dengan cara cek kembali semua komponen yang telah terpasang apakah sudah benar atau tidak
2. Hindari memegang atau menyentuh langsung kaki prossesor yang ada termasuk chipset. Karena dikhawatirkan adanya listrik statis yang dimiliki tubuh kita akan merusak komponen tersebut. Untuk mencegah hal ini kita harus meng-ground-kan tubuh kita dengan cara memegang casing saat power dihidupkan atau dengan memakai gelang anti statis tanpa harus pegang casing.
1. Motherboard
Jenis processor yang sering dipakai dalam merakit pc/komputer sendiri yang baik dan benar untuk game maupun biasa ada 2 yaitu Intel dengan tipe pentium III, pentium 4, dual core, quad core, core i3, core i5, core i7 dan AMD dengan tipe sempron, athlon, sampai phenom.
3. Heatsink (Kipas)
4. Harddisk
5. Memory (RAM)
6. Floppy Disk Drive (FDD)
7. CD/DVD Drive
8. Kartu Grafis (VGA Card)
9. Sound Card
10. Power Supply
11. Casing
12. Keyboard & Mouse
13. Monitor
9. Di contoh ini kita menggunakan motherboard yang sudah dilengkapi dengan VGA, Sound Card, dan LAN Card yang sudah menjadi satu dalam motherboard. Komponen yang sudah menjadi satu dengan motherboard disebut dengan komponen ON BOARD.
10. Setelah itu pasanglah CD ROM pada rak yang terdapat pada casing, dengan cara memasukkannya dari depan.
11. Kemudian bautlah CD ROM yang telah terpasang tadi dangan raknya agar tidak goncang. Kemudian pasangkan kabel power dan kabel data atau kabel ATA CD ROM pada motherboard.
12. Pasanglah harddisk pada rak yang terdapat pada casing dengan perlahan agar harddisk tidak terbentur. Karena komponen harddisk ini sangat rawan tehadap goncangan. Kemudian baut dengan kencang agar tidak goyang.
13. Setelah harddisk terpasang lalu pasang kabel data atau kabel ATA harddisk pada motherboard dan pada harddisk itu sendiri.
Selesai kemudian perakitan tersebut harus kita tes apakah berhasil atau tidak. Pasang kabel port VGA ke monitor kemudian power monitor dan CPU ke saklar listrik, selanjutnya hidupkan bila komputer dapat BOOTING maka perakitan berhasil. Bila tidak dapat BOOTING berarti perakitan belum sempurna, maka harus disempurnakan terlebih dahulu bila nanti ingin menginstal Sistem Operasi nya dengan cara cek kembali semua komponen yang telah terpasang apakah sudah benar atau tidak
CARA INSTALL WINDOWS 7 LENGKAP + GAMBAR
Cara Install Windows 7 lengkap dengan Gambarnya -- Moh. Ana lama sekali tidak memposting tips maupun trik komputer, insya alloh hampir 4 tahun lebih, yang terakhir kalinya tanggal 07 Pebruari 2011, untuk mengobati kerinduan ini, tips kali ini berkaitan mengenai tata cara instalasi (ulang) windows 7 pada PC maupun laptop. Selain ringan windows 7 ini juga sangat digemari dan diminta oleh banyak orang, yaa bisa dikatakan operating system paling populer semenjak pertama kali dirilis oleh Microsoft pada bulan Oktober 2009, walaupun ada kakak nya yang terbaru windows 8 dan windows 10, windows 7 saat ini juga masih banyak dipakai untuk computer maupun laptop dengan spesifikasi rendah.
Baik, langsung saja saya jabarkan step by step bagaimana cara Install windows 7 yang benar dan baik untuk komputer dan laptop anda, sebelum kita memulai instalasi windows 7, alangkah baiknya anda mempersiapkan beberapa tool di bawah ini agar panduan ini mudah anda ikuti ditiap-tiap bagiannya.
- Yang pertama Pastikan perangkat keras anda ready untuk proses instalasi (dimulai dari DVD Room, PC, dst.)
- Siapkan Installer Windows 7, Baik berupa DVD maupun Flashdisk (dianjurkan Installer yang Original), untuk membuat installer Windows 7, Windows 8 dan Windows 10 baca di sini, Untuk download windows 7 click di sini
- Siapkan driver bawaan laptop/motherboard pc anda, jika anda tidak punya, anda bisa menggunakan Driver Pack versi terbaru untuk mengenalkan hardware pc/laptop anda.
- Setting First booting BIOS, jika instalasi menggunakan DVD maka setting Fist boot ke aturan DVD Room, jika menggunakan USB maka setting fist boot menjadi USB Storage.
- Selamatkan (Backup) data-data penting terlebih dahulu jika di PC/Laptop anda terdapat data-data penting, jika perangkat masih baru lewati syarat ini
- Jika yang anda install adalah sebuah laptop, saya sarankan untuk men charge laptop anda. Tips ini agar laptop anda tidak kehabisan daya pada saat proses instalasi karena akan berdampak buruk pada hasil instalasi maupun hardware itu sendiri.
- Siapkan beberapa jajanan dan soft drink untuk gramian (kata orang jawa) yaa biar ndak bosen nungguin proses instalasi. hehehe
Namun jika windows 7 anda hanya bermasalah, sebelum anda menginstal ulang, alangkah baiknya anda mencoba membaca artikel ini, Tips repair (memperbaiki) windows 7 bermasalah
Setting Fist Boot/Boot Order pada Bios
Sebelum melakukan instalasi sistem operasi, baik itu windows XP, Windows 7, Windows 8 maupun Windows 10 bahkan sistem operasi LINUX, langkah pertama yang harus dilakukan adalah setting BIOS (Basic Input Output System), istilah setting BIOS di sini adalah mengubah Settingan First Boot atau Boot Order Bios agar file yang dibaca komputer pertama kali ketika komputer hidup adalah Media boot yang dipilih, Secara default (Bawaan Pabrik) Settingan First Boot semua Laptop/Komputer adalah HardDisk (HDD), oleh karena itu dalam tahap ini kita akan mengubahnya menjadi CD/DVD ROM jika instalasinya menggunakan DVD, jika menggunakan flash disk maka settingannya kita ubah menjadi USB Storage (Removable Devices).
- Hidupkan komputer/ laptop anda, jika ada tampilan seperti gambar di bawah ini tekan tombol F2 agar anda bisa masuk ke menu Bios Setup
- Namun jika anda tidak menemukan tampilan seperti di atas, itu dikarenakan perbedaan bios dibeberapa merek Motherboard, oleh karena itu perhatikan lagi perintah yang ditampilkan oleh komputer anda, lihat gambar di bawah ini
- Namun ada beberapa tombol yang umum digunakan untuk masuk bios seperti DEL, F1, F2, F10 atau Fn + F1, tergantung manufacturer laptop/ motherboard anda, berbeda BIOS berbeda pula cara masuknya, lihat daftar tombol masuk bios di bawah ini
- Setelah anda tekan tombol untuk masuk bios, anda akan menemukan tampilan menu Setup BIOS seperti gambar di bawah ini.
- Pastikan System time dan System Date sesuai dengan kondisi real, Setelah dirasa settingan tanggal dan waktu sudah benar, pindah ke menu tab Boot dengan menggunakan tombol ◄ ►.
- Anda akan menemukan tampilan seperti gambar di bawah ini
- Jika anda menemukan kasus seperti gambar di atas, itu tandanya pertama kali yang dibaca saat komputer menyala adalah CD-ROM Drive, settingan di atas cocok jika anda menginstall windows 7, windows 8 atau windows 10 menggunakan DVD-Room,
- Namun jika anda ingin menginstall windows menggunakan Flash Disk maka naikkan Removable Device ke urutan pertama menggunakan tombol -/+ pada keyboard, di kasus lain menggunakan tombol F5/F6, sehingga settingan yang harus dipakai adalah seperti gambar di bawah ini
- Masukkan CD Installer Windows 7, Windows 8 atau Windows 10 ke dalam DVD-Room, jika anda Menginstall Windows menggunakan Flash Disk, maka anda harus menancapkan flashdisk sebelum anda menghidupkan komputer/Laptop dan ulangi langka No. 1
- Setelah dirasa semua setingan sudah betul, simpan settingan BIOS dengan menekan tombol F10 atau masuk ke menu Tab Exit dan pilih Exit Saving Change kemudian tekan enter
Tampilan simpan settingan bios melalui menu Exit
Langkah-langkah Menginstall Windows 7
Setelah sukses mengatur BIOS untuk boot order, saatnya kita menginstall Windows 7, sebetulnya menginstall windows 7 tidak membutuhkan keahlian khusus, karena pihak developer Microsoft sudah mendesain agar aplikasi ini mudah untuk dijalankan (user friendly), yang dibutuhkan hanya ketelitian dan kesabaran. Baik.. langsung saja anda simak langkah-langkah menginstall windows 7 di bawah ini
1. Setelah anda menyeting First Boot dan menancapkan Flashdisk / DVD Installer windows 7, komputer akan restart dan keluar tampilan seperti gambar di bawah ini
Ketika muncul tampilan di atas, segera anda tekan sembarang tombol untuk memulai instalasi.
2. Setelah anda menekan sembarang tombol, akan muncul tampilan seperti di bawah ini
Language to Install Biarkan English agar bahasa ketika instalasi tetap berbahasa inggris, pilih Indonesian (Indonesia) pada Time and currency format. Untuk Keyboard or input method biarkan default (US). Kemudian click tombol Next.
3. Kemudian click tombol Install now (Install Windows Activated) untuk memulai proses instalasi
4. Setelah tampilan di atas, akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini kemudian anda Centang (check box) menu yang bertuliskan I accepted the license terms, kemudian click Next.
5. Jika anda pertama kali install Windows 7 di laptop/PC anda, maka silahkan pilih menu Custom (advanced). Jika laptop/pc anda sebelumnya sudah terinstall OS versi lama, anda harus pilih Upgrade. Pada bahasan kali ini, saya anggap anda pertama kali menginstall windows 7 di pc anda, untuk memudahkan tutorial ini.
6. Setelah itu anda akan menemukan antar muka seperti di bawah ini
Pada gambar di atas, menunjukkan bawah Hard disk betul-betul kosong dan belum terpartisi, untuk mempartisi (membagi drive) HDD anda, pilih menu Drive options (andvances) sehingga muncul tampilan seperti di bawah ini
Click Disk 0 Unallocated Space kemudian Pilih New dan tuliskan kapasitas yang diinginkan di dalam kolom size (Misal 20000 MB =20GB) kemudian tekan tombol Apply,.
Usahakan free space pada drive C lebih besar dibanding dengan drive yang lain, karena ini akan mempengaruhi performa dari sistem operasi anda, perhatikan gambar di bawah ini
Setelah anda tekan tombol Apply, akan muncul dialog box seperti tampilan di bawah ini, kemudian tekan OK
Setelah anda menekan tombol OK. Sistem operasi Windows 7 akan membuat sebuah partisi bernama System Reserved kemudian HDD anda juga terpartisi menjadi 3 bagian
7. Pada gambar di atas terdapat 3 buah partisi, Partisi 1 adalah System ReservedBawaan OS, Partisi 2 merukana Drive C yang nantinya akan kita pakai untuk menaruh File Sistem Operasi, dan Partisi yang terakhirterdapat partisi yang bernama Unallocated Space, jika terdapat partisi yang bertuliskan Unallocated Space, ini menandakan bawah partisi tersebut belum di-create, oleh karena itu create partisi tersebut agar menjadi Drive D!, Silakan click pada bagian partisi yang bertuliskan Unallocated Space tersebut dan ulangi cara yang sama seperti langkah nomor 6. Atau perhatikan gambar di bawah ini
Sebetulnya seberapa banyak partisi tergantung selera masing-masing dan harus disesuaikan antara Size HDD dengan kebutuhkan Operating System. Pada tutorial kali ini, saya hanya membuat 2 partisi.
8. Setelah anda sudah berhasil mempartisi HDD anda, langkah berikutnya adalah proses instalasi Windows
7. Silakan pilih Disk 0 Partition 2 sebagai lokasi instalasi windows. Kemudian pilih Format untuk menghapus file dan menata ulang sector HDD anda,
Click OK kemudian click Next, perhatikan gambar di bawah ini
Proses instalasi windows 7 berlangsung. Proses ini tidak ditentukan waktunya tergantuk spesifikasi laptop/komputer anda, namun yang sering dijumpai memakan waktu kurang lebih 20 menit. Selama proses berlangsung, komputer akan restart secara otomatis beberapa kali.
9. Jika komputer/laptop anda melakukan restart ulang Jangan tekan tombol apapun pada keyboard! Jika anda menemukan tampilan seperti di bawah ini, jika tidak Hal tersebut akan menyebabkan anda mengulangi proses instalasi dari awal.
10. Langkah selanjutnya yaitu memasukkan nama pengguna dan nama komputer. Kemudian pilih Next
11. Langkah selanjutnya yakni mengisikan password untuk akun Windows. pada fitur ini bertujuan untuk melindungi komputer dari user yang tidak diinginkan untuk menggunakan laptop anda, sebaiknya buatlah password yang lebih dari 8 digit dengan kombinasi angka dan simbol. Sedangkan untuk password hint, isikan kata atau kalimat yang membantu anda untuk mengingat password ketika anda lupa. Jika anda tidak ingin menambahkan password pada akun anda, kosongkan saja. Kemudian pilih Next.
12. Silakan masukkan product key windows 7, kemudian pilih Next. Jika tidak mempunyai product key, anda bisa melewati step berikut ini tanpa memasukkan product key. namun tanpa aktivasi product key, anda hanya dapat menggunakan Windows 7 selama masa trial (30 hari). langkah selanjutnya pilih Next
13. Pada Fitur Windows Update, pilih Ask me later. Anda bisa memilih Use recommended settings jika DVD windows 7 yang anda miliki original. namun jika windows anda bajakan, sebaiknya pilih Ask me later, agar windows bajakan anda tidak ketahuan oleh miscrosoft
14. Untuk Time zone/ zona waktu. Pilih (UTC+07:00) Bangkok, Hanoi, Jakarta.
15. Pada tahap berikutnya yaitu menentukan lokasi jaringan. Silakan pilih Public Network. agar firewall pada laptop anda tidak terlalu kuat, karena ada beberapa aplikasi yang tidak dapat diakses dikarenakan settingan firewall yang terlalu kuat
16. Jika anda menambahkan password untuk akun anda seperti pada langkah no. 11. Anda harus memasukkan password yang anda buat tadi untuk masuk ke layar dekstop. Kemudian pilih Next.
Windows 7 Siap digunakan
INSTALL ULANG WINDOWS 7 JIKA TIDAK INGIN KEHILANGAN SEMUA DATA
Jika anda ingin melakukan install ulang, downgrade maupun upgrade sistem operasi windows sekaligus ingin data-data pada partisi lain tidak hilang, anda cukup menghapus atau men-delete Disk 0 Partition 2 (partisi C:) dan Disk 0 Partition 1 : System Reserved, sehingga ke dua partisi tersebut secara otomatis akan menjadi Unallocated Space.
setelah ke dua partisi tersebut sudah terhapus Silakan click unallocated Space dan buat partisi baru lagi (secara otomotis, partisi tersebut menjadi Disk 0 Partition 2) dan jadikan Disk 0 Partition 2 sebagai lokasi instalasi windows 7, kemudian Next, agar lebih mudah lihat gambar di bawah ini
Click Partition 1:System Reserver kemudian tekan Delete lanjut dengan menekan tombol OK, sehingga akan menghasilkan partisi seperti pada gambar di bawah ini
Yang awalnya Partition 1 berubah menjadi Unallocated Space dan Partition 2 berubah menjadi Partition 1, kemudian Lakukan hal yang sama (Delete) pada Partition 1
Sehingga menghasilkan partisi seperti gambar di bawah ini, partisi 1 (System Reserved) dan Paritisi 2 menjadi Unallocated Space
Kemudian lakukan partisi ulang Partisi Unallocated Space seperti langkah no. 6 di atas, sehingga menjadi partisi seperti gambar di bawah ini
Kemudian lanjutkan ke langkah No. 8
Terima Kasih, mohon maaf jika ada salah dalam penulisan artikel cara install windows 7 ini,
Insya alloh secepatkan akan saya update bagaimana cara install windows 8 dan windows 10.
sekaligus cara install windows 7, windows 8 dan windows 10 menggunakan flashdisk tanpa menggunakan DVD
Baik, langsung saja saya jabarkan step by step bagaimana cara Install windows 7 yang benar dan baik untuk komputer dan laptop anda, sebelum kita memulai instalasi windows 7, alangkah baiknya anda mempersiapkan beberapa tool di bawah ini agar panduan ini mudah anda ikuti ditiap-tiap bagiannya.
- Yang pertama Pastikan perangkat keras anda ready untuk proses instalasi (dimulai dari DVD Room, PC, dst.)
- Siapkan Installer Windows 7, Baik berupa DVD maupun Flashdisk (dianjurkan Installer yang Original), untuk membuat installer Windows 7, Windows 8 dan Windows 10 baca di sini, Untuk download windows 7 click di sini
- Siapkan driver bawaan laptop/motherboard pc anda, jika anda tidak punya, anda bisa menggunakan Driver Pack versi terbaru untuk mengenalkan hardware pc/laptop anda.
- Setting First booting BIOS, jika instalasi menggunakan DVD maka setting Fist boot ke aturan DVD Room, jika menggunakan USB maka setting fist boot menjadi USB Storage.
- Selamatkan (Backup) data-data penting terlebih dahulu jika di PC/Laptop anda terdapat data-data penting, jika perangkat masih baru lewati syarat ini
- Jika yang anda install adalah sebuah laptop, saya sarankan untuk men charge laptop anda. Tips ini agar laptop anda tidak kehabisan daya pada saat proses instalasi karena akan berdampak buruk pada hasil instalasi maupun hardware itu sendiri.
- Siapkan beberapa jajanan dan soft drink untuk gramian (kata orang jawa) yaa biar ndak bosen nungguin proses instalasi. hehehe
Setting Fist Boot/Boot Order pada Bios
Sebelum melakukan instalasi sistem operasi, baik itu windows XP, Windows 7, Windows 8 maupun Windows 10 bahkan sistem operasi LINUX, langkah pertama yang harus dilakukan adalah setting BIOS (Basic Input Output System), istilah setting BIOS di sini adalah mengubah Settingan First Boot atau Boot Order Bios agar file yang dibaca komputer pertama kali ketika komputer hidup adalah Media boot yang dipilih, Secara default (Bawaan Pabrik) Settingan First Boot semua Laptop/Komputer adalah HardDisk (HDD), oleh karena itu dalam tahap ini kita akan mengubahnya menjadi CD/DVD ROM jika instalasinya menggunakan DVD, jika menggunakan flash disk maka settingannya kita ubah menjadi USB Storage (Removable Devices).
- Hidupkan komputer/ laptop anda, jika ada tampilan seperti gambar di bawah ini tekan tombol F2 agar anda bisa masuk ke menu Bios Setup
- Namun jika anda tidak menemukan tampilan seperti di atas, itu dikarenakan perbedaan bios dibeberapa merek Motherboard, oleh karena itu perhatikan lagi perintah yang ditampilkan oleh komputer anda, lihat gambar di bawah ini
- Namun ada beberapa tombol yang umum digunakan untuk masuk bios seperti DEL, F1, F2, F10 atau Fn + F1, tergantung manufacturer laptop/ motherboard anda, berbeda BIOS berbeda pula cara masuknya, lihat daftar tombol masuk bios di bawah ini
- Setelah anda tekan tombol untuk masuk bios, anda akan menemukan tampilan menu Setup BIOS seperti gambar di bawah ini.
- Pastikan System time dan System Date sesuai dengan kondisi real, Setelah dirasa settingan tanggal dan waktu sudah benar, pindah ke menu tab Boot dengan menggunakan tombol ◄ ►.
- Anda akan menemukan tampilan seperti gambar di bawah ini
- Jika anda menemukan kasus seperti gambar di atas, itu tandanya pertama kali yang dibaca saat komputer menyala adalah CD-ROM Drive, settingan di atas cocok jika anda menginstall windows 7, windows 8 atau windows 10 menggunakan DVD-Room,
- Namun jika anda ingin menginstall windows menggunakan Flash Disk maka naikkan Removable Device ke urutan pertama menggunakan tombol -/+ pada keyboard, di kasus lain menggunakan tombol F5/F6, sehingga settingan yang harus dipakai adalah seperti gambar di bawah ini
- Masukkan CD Installer Windows 7, Windows 8 atau Windows 10 ke dalam DVD-Room, jika anda Menginstall Windows menggunakan Flash Disk, maka anda harus menancapkan flashdisk sebelum anda menghidupkan komputer/Laptop dan ulangi langka No. 1
- Setelah dirasa semua setingan sudah betul, simpan settingan BIOS dengan menekan tombol F10 atau masuk ke menu Tab Exit dan pilih Exit Saving Change kemudian tekan enter
Tampilan simpan settingan bios melalui menu Exit
Langkah-langkah Menginstall Windows 7
Setelah sukses mengatur BIOS untuk boot order, saatnya kita menginstall Windows 7, sebetulnya menginstall windows 7 tidak membutuhkan keahlian khusus, karena pihak developer Microsoft sudah mendesain agar aplikasi ini mudah untuk dijalankan (user friendly), yang dibutuhkan hanya ketelitian dan kesabaran. Baik.. langsung saja anda simak langkah-langkah menginstall windows 7 di bawah ini
1. Setelah anda menyeting First Boot dan menancapkan Flashdisk / DVD Installer windows 7, komputer akan restart dan keluar tampilan seperti gambar di bawah ini
Ketika muncul tampilan di atas, segera anda tekan sembarang tombol untuk memulai instalasi.
2. Setelah anda menekan sembarang tombol, akan muncul tampilan seperti di bawah ini
Language to Install Biarkan English agar bahasa ketika instalasi tetap berbahasa inggris, pilih Indonesian (Indonesia) pada Time and currency format. Untuk Keyboard or input method biarkan default (US). Kemudian click tombol Next.
3. Kemudian click tombol Install now (Install Windows Activated) untuk memulai proses instalasi
4. Setelah tampilan di atas, akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini kemudian anda Centang (check box) menu yang bertuliskan I accepted the license terms, kemudian click Next.
5. Jika anda pertama kali install Windows 7 di laptop/PC anda, maka silahkan pilih menu Custom (advanced). Jika laptop/pc anda sebelumnya sudah terinstall OS versi lama, anda harus pilih Upgrade. Pada bahasan kali ini, saya anggap anda pertama kali menginstall windows 7 di pc anda, untuk memudahkan tutorial ini.
6. Setelah itu anda akan menemukan antar muka seperti di bawah ini
Pada gambar di atas, menunjukkan bawah Hard disk betul-betul kosong dan belum terpartisi, untuk mempartisi (membagi drive) HDD anda, pilih menu Drive options (andvances) sehingga muncul tampilan seperti di bawah ini
Click Disk 0 Unallocated Space kemudian Pilih New dan tuliskan kapasitas yang diinginkan di dalam kolom size (Misal 20000 MB =20GB) kemudian tekan tombol Apply,.
Usahakan free space pada drive C lebih besar dibanding dengan drive yang lain, karena ini akan mempengaruhi performa dari sistem operasi anda, perhatikan gambar di bawah ini
Setelah anda tekan tombol Apply, akan muncul dialog box seperti tampilan di bawah ini, kemudian tekan OK
Setelah anda menekan tombol OK. Sistem operasi Windows 7 akan membuat sebuah partisi bernama System Reserved kemudian HDD anda juga terpartisi menjadi 3 bagian
7. Pada gambar di atas terdapat 3 buah partisi, Partisi 1 adalah System ReservedBawaan OS, Partisi 2 merukana Drive C yang nantinya akan kita pakai untuk menaruh File Sistem Operasi, dan Partisi yang terakhirterdapat partisi yang bernama Unallocated Space, jika terdapat partisi yang bertuliskan Unallocated Space, ini menandakan bawah partisi tersebut belum di-create, oleh karena itu create partisi tersebut agar menjadi Drive D!, Silakan click pada bagian partisi yang bertuliskan Unallocated Space tersebut dan ulangi cara yang sama seperti langkah nomor 6. Atau perhatikan gambar di bawah ini
Sebetulnya seberapa banyak partisi tergantung selera masing-masing dan harus disesuaikan antara Size HDD dengan kebutuhkan Operating System. Pada tutorial kali ini, saya hanya membuat 2 partisi.
8. Setelah anda sudah berhasil mempartisi HDD anda, langkah berikutnya adalah proses instalasi Windows
7. Silakan pilih Disk 0 Partition 2 sebagai lokasi instalasi windows. Kemudian pilih Format untuk menghapus file dan menata ulang sector HDD anda,
Click OK kemudian click Next, perhatikan gambar di bawah ini
Proses instalasi windows 7 berlangsung. Proses ini tidak ditentukan waktunya tergantuk spesifikasi laptop/komputer anda, namun yang sering dijumpai memakan waktu kurang lebih 20 menit. Selama proses berlangsung, komputer akan restart secara otomatis beberapa kali.
9. Jika komputer/laptop anda melakukan restart ulang Jangan tekan tombol apapun pada keyboard! Jika anda menemukan tampilan seperti di bawah ini, jika tidak Hal tersebut akan menyebabkan anda mengulangi proses instalasi dari awal.
10. Langkah selanjutnya yaitu memasukkan nama pengguna dan nama komputer. Kemudian pilih Next
11. Langkah selanjutnya yakni mengisikan password untuk akun Windows. pada fitur ini bertujuan untuk melindungi komputer dari user yang tidak diinginkan untuk menggunakan laptop anda, sebaiknya buatlah password yang lebih dari 8 digit dengan kombinasi angka dan simbol. Sedangkan untuk password hint, isikan kata atau kalimat yang membantu anda untuk mengingat password ketika anda lupa. Jika anda tidak ingin menambahkan password pada akun anda, kosongkan saja. Kemudian pilih Next.
12. Silakan masukkan product key windows 7, kemudian pilih Next. Jika tidak mempunyai product key, anda bisa melewati step berikut ini tanpa memasukkan product key. namun tanpa aktivasi product key, anda hanya dapat menggunakan Windows 7 selama masa trial (30 hari). langkah selanjutnya pilih Next
13. Pada Fitur Windows Update, pilih Ask me later. Anda bisa memilih Use recommended settings jika DVD windows 7 yang anda miliki original. namun jika windows anda bajakan, sebaiknya pilih Ask me later, agar windows bajakan anda tidak ketahuan oleh miscrosoft
14. Untuk Time zone/ zona waktu. Pilih (UTC+07:00) Bangkok, Hanoi, Jakarta.
16. Jika anda menambahkan password untuk akun anda seperti pada langkah no. 11. Anda harus memasukkan password yang anda buat tadi untuk masuk ke layar dekstop. Kemudian pilih Next.
INSTALL ULANG WINDOWS 7 JIKA TIDAK INGIN KEHILANGAN SEMUA DATA
Jika anda ingin melakukan install ulang, downgrade maupun upgrade sistem operasi windows sekaligus ingin data-data pada partisi lain tidak hilang, anda cukup menghapus atau men-delete Disk 0 Partition 2 (partisi C:) dan Disk 0 Partition 1 : System Reserved, sehingga ke dua partisi tersebut secara otomatis akan menjadi Unallocated Space.
setelah ke dua partisi tersebut sudah terhapus Silakan click unallocated Space dan buat partisi baru lagi (secara otomotis, partisi tersebut menjadi Disk 0 Partition 2) dan jadikan Disk 0 Partition 2 sebagai lokasi instalasi windows 7, kemudian Next, agar lebih mudah lihat gambar di bawah ini
Click Partition 1:System Reserver kemudian tekan Delete lanjut dengan menekan tombol OK, sehingga akan menghasilkan partisi seperti pada gambar di bawah ini
Yang awalnya Partition 1 berubah menjadi Unallocated Space dan Partition 2 berubah menjadi Partition 1, kemudian Lakukan hal yang sama (Delete) pada Partition 1
Sehingga menghasilkan partisi seperti gambar di bawah ini, partisi 1 (System Reserved) dan Paritisi 2 menjadi Unallocated Space
Kemudian lakukan partisi ulang Partisi Unallocated Space seperti langkah no. 6 di atas, sehingga menjadi partisi seperti gambar di bawah ini
Kemudian lanjutkan ke langkah No. 8
Terima Kasih, mohon maaf jika ada salah dalam penulisan artikel cara install windows 7 ini,
Insya alloh secepatkan akan saya update bagaimana cara install windows 8 dan windows 10.
sekaligus cara install windows 7, windows 8 dan windows 10 menggunakan flashdisk tanpa menggunakan DVD
Langkah-langkah Menginstall Windows 7
Setelah sukses mengatur BIOS untuk boot order, saatnya kita menginstall Windows 7, sebetulnya menginstall windows 7 tidak membutuhkan keahlian khusus, karena pihak developer Microsoft sudah mendesain agar aplikasi ini mudah untuk dijalankan (user friendly), yang dibutuhkan hanya ketelitian dan kesabaran. Baik.. langsung saja anda simak langkah-langkah menginstall windows 7 di bawah ini
1. Setelah anda menyeting First Boot dan menancapkan Flashdisk / DVD Installer windows 7, komputer akan restart dan keluar tampilan seperti gambar di bawah ini
Ketika muncul tampilan di atas, segera anda tekan sembarang tombol untuk memulai instalasi.
2. Setelah anda menekan sembarang tombol, akan muncul tampilan seperti di bawah ini
Language to Install Biarkan English agar bahasa ketika instalasi tetap berbahasa inggris, pilih Indonesian (Indonesia) pada Time and currency format. Untuk Keyboard or input method biarkan default (US). Kemudian click tombol Next.
3. Kemudian click tombol Install now (Install Windows Activated) untuk memulai proses instalasi
4. Setelah tampilan di atas, akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini kemudian anda Centang (check box) menu yang bertuliskan I accepted the license terms, kemudian click Next.
5. Jika anda pertama kali install Windows 7 di laptop/PC anda, maka silahkan pilih menu Custom (advanced). Jika laptop/pc anda sebelumnya sudah terinstall OS versi lama, anda harus pilih Upgrade. Pada bahasan kali ini, saya anggap anda pertama kali menginstall windows 7 di pc anda, untuk memudahkan tutorial ini.
6. Setelah itu anda akan menemukan antar muka seperti di bawah ini
Pada gambar di atas, menunjukkan bawah Hard disk betul-betul kosong dan belum terpartisi, untuk mempartisi (membagi drive) HDD anda, pilih menu Drive options (andvances) sehingga muncul tampilan seperti di bawah ini
Click Disk 0 Unallocated Space kemudian Pilih New dan tuliskan kapasitas yang diinginkan di dalam kolom size (Misal 20000 MB =20GB) kemudian tekan tombol Apply,.
Setelah anda tekan tombol Apply, akan muncul dialog box seperti tampilan di bawah ini, kemudian tekan OK
Setelah anda menekan tombol OK. Sistem operasi Windows 7 akan membuat sebuah partisi bernama System Reserved kemudian HDD anda juga terpartisi menjadi 3 bagian
7. Pada gambar di atas terdapat 3 buah partisi, Partisi 1 adalah System ReservedBawaan OS, Partisi 2 merukana Drive C yang nantinya akan kita pakai untuk menaruh File Sistem Operasi, dan Partisi yang terakhirterdapat partisi yang bernama Unallocated Space, jika terdapat partisi yang bertuliskan Unallocated Space, ini menandakan bawah partisi tersebut belum di-create, oleh karena itu create partisi tersebut agar menjadi Drive D!, Silakan click pada bagian partisi yang bertuliskan Unallocated Space tersebut dan ulangi cara yang sama seperti langkah nomor 6. Atau perhatikan gambar di bawah ini
Sebetulnya seberapa banyak partisi tergantung selera masing-masing dan harus disesuaikan antara Size HDD dengan kebutuhkan Operating System. Pada tutorial kali ini, saya hanya membuat 2 partisi.
8. Setelah anda sudah berhasil mempartisi HDD anda, langkah berikutnya adalah proses instalasi Windows
7. Silakan pilih Disk 0 Partition 2 sebagai lokasi instalasi windows. Kemudian pilih Format untuk menghapus file dan menata ulang sector HDD anda,
Click OK kemudian click Next, perhatikan gambar di bawah ini
Proses instalasi windows 7 berlangsung. Proses ini tidak ditentukan waktunya tergantuk spesifikasi laptop/komputer anda, namun yang sering dijumpai memakan waktu kurang lebih 20 menit. Selama proses berlangsung, komputer akan restart secara otomatis beberapa kali.
9. Jika komputer/laptop anda melakukan restart ulang Jangan tekan tombol apapun pada keyboard! Jika anda menemukan tampilan seperti di bawah ini, jika tidak Hal tersebut akan menyebabkan anda mengulangi proses instalasi dari awal.
10. Langkah selanjutnya yaitu memasukkan nama pengguna dan nama komputer. Kemudian pilih Next
11. Langkah selanjutnya yakni mengisikan password untuk akun Windows. pada fitur ini bertujuan untuk melindungi komputer dari user yang tidak diinginkan untuk menggunakan laptop anda, sebaiknya buatlah password yang lebih dari 8 digit dengan kombinasi angka dan simbol. Sedangkan untuk password hint, isikan kata atau kalimat yang membantu anda untuk mengingat password ketika anda lupa. Jika anda tidak ingin menambahkan password pada akun anda, kosongkan saja. Kemudian pilih Next.
12. Silakan masukkan product key windows 7, kemudian pilih Next. Jika tidak mempunyai product key, anda bisa melewati step berikut ini tanpa memasukkan product key. namun tanpa aktivasi product key, anda hanya dapat menggunakan Windows 7 selama masa trial (30 hari). langkah selanjutnya pilih Next
13. Pada Fitur Windows Update, pilih Ask me later. Anda bisa memilih Use recommended settings jika DVD windows 7 yang anda miliki original. namun jika windows anda bajakan, sebaiknya pilih Ask me later, agar windows bajakan anda tidak ketahuan oleh miscrosoft
14. Untuk Time zone/ zona waktu. Pilih (UTC+07:00) Bangkok, Hanoi, Jakarta.
15. Pada tahap berikutnya yaitu menentukan lokasi jaringan. Silakan pilih Public Network. agar firewall pada laptop anda tidak terlalu kuat, karena ada beberapa aplikasi yang tidak dapat diakses dikarenakan settingan firewall yang terlalu kuat
16. Jika anda menambahkan password untuk akun anda seperti pada langkah no. 11. Anda harus memasukkan password yang anda buat tadi untuk masuk ke layar dekstop. Kemudian pilih Next.
Windows 7 Siap digunakan
INSTALL ULANG WINDOWS 7 JIKA TIDAK INGIN KEHILANGAN SEMUA DATA
Jika anda ingin melakukan install ulang, downgrade maupun upgrade sistem operasi windows sekaligus ingin data-data pada partisi lain tidak hilang, anda cukup menghapus atau men-delete Disk 0 Partition 2 (partisi C:) dan Disk 0 Partition 1 : System Reserved, sehingga ke dua partisi tersebut secara otomatis akan menjadi Unallocated Space.
setelah ke dua partisi tersebut sudah terhapus Silakan click unallocated Space dan buat partisi baru lagi (secara otomotis, partisi tersebut menjadi Disk 0 Partition 2) dan jadikan Disk 0 Partition 2 sebagai lokasi instalasi windows 7, kemudian Next, agar lebih mudah lihat gambar di bawah ini
Click Partition 1:System Reserver kemudian tekan Delete lanjut dengan menekan tombol OK, sehingga akan menghasilkan partisi seperti pada gambar di bawah ini
Yang awalnya Partition 1 berubah menjadi Unallocated Space dan Partition 2 berubah menjadi Partition 1, kemudian Lakukan hal yang sama (Delete) pada Partition 1
Sehingga menghasilkan partisi seperti gambar di bawah ini, partisi 1 (System Reserved) dan Paritisi 2 menjadi Unallocated Space
Kemudian lakukan partisi ulang Partisi Unallocated Space seperti langkah no. 6 di atas, sehingga menjadi partisi seperti gambar di bawah ini
Kemudian lanjutkan ke langkah No. 8
Terima Kasih, mohon maaf jika ada salah dalam penulisan artikel cara install windows 7 ini,
Insya alloh secepatkan akan saya update bagaimana cara install windows 8 dan windows 10.
sekaligus cara install windows 7, windows 8 dan windows 10 menggunakan flashdisk tanpa menggunakan DVD



























































